HUKUM OHM : APA ITU HUKUM OHM?

 Apa itu Hukum Ohm? Hukum Ohm merupakan dasar yang digunakan untuk memahami hubungan antara tegangan, arus dan resistansi (hambatan). Hukum Ohm menyatakan bahwa tegangan listrik berbanding lurus dengan arus listrik dan resistansi.

PERSAMAAN HUKUM OHM


keterangan :
 V = Tegangan/Beda Potensial (volt)
 I = Arus Listrik (A)
 R = Resistansi (Ohm)


Dari persamaan tersebut, menggunakan manipulasi aljabar, dapat diperoleh juga nilai I dan nilai R,

Selain menggunakan manipulasi aljabar, kita juga dapat menggunakan segitiga hubungan antara V, I, dan R.

Jika kita ibaratkan, V bisa kita ibaratkan dengan sebuah jalan, I adalah pengendara, dan R adalah tanggul/lubang yang merupakan hambatan bagi pengendara ketika melintasi sebuah jalan. Apa maksudnya? Maksudnya adalah semakin besar sebuah jalan (V), maka semakin lancar atau banyak pengendara yang dapat melalui jalan tersebut. Seiring dengan itu, hambatan pada jalan tersebut seperti tanggul ataupun lampu lalu lintas juga akan diterapkan agar terjaga keselematan selama berkendara.

Dari persamaan di atas, terlihat bahwa arus listrik berbanding terbalik dengan nilai resistansi. Hal ini berarti bahwa semakin besar resistansi, maka arus listrik yang mengalir akan semakin kecil. Jadi, dapat kita tarik kesimpulan bahwa arus listrik cenderung mengalir ke cabang yang resistansinya lebih rendah.


gambar 1


gambar 2


Dari gambar 2, dapat kita lihat bahwa arus mengalir melaui cabang yang tidak memiliki resistansi. Sedangkan, pada cabang yang memiliki resistansi 100 ohm tidak dilalui oleh arus. Hal ini dapat kita jadikan acuan bahwa resistor yang dirangkai secara paralel dengan short circuit dapat kita abaikan. Apa itu short circuit? Short circuit merupakan rangkaian yang tidak memiliki nilai resistansi sehingga arus dapat mengalir maksimal.











Komentar